Postingan

Menampilkan postingan dari 2019

Manajemen Pemasaran Era Revolusi Industri 4

Gambar
Manajemen Pemasaran Era Revolusi Industri 4   Perusahaan Tencent 4EA31 Desya Widyastuti (11216861) Bekasi 2019 BAB I PENDAHULUAN Revolusi industri 4.0 merupakan fase keempat dari perjalanan sejarah revolusi industri yang dimulai pada abad ke -18. Menurut Prof Schwab, dunia mengalami empat revolusi industri. Revolusi industri 1.0 ditandai dengan penemuan mesin uap untuk mendukung mesin produksi, kereta api dan kapal layar. Berbagai peralatan kerja yang semula bergantung pada tenaga manusia dan hewan kemudian digantikan dengan tenaga mesin uap Ditemukannya energi listrik dan konsep pembagian tenaga kerja untuk menghasilkan produksi dalam jumlah besar pada awal abad 19 telah menandai lahirnya revolusi industri 2.0 Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang semakin pesat pada awal abad 20 telah melahirkan teknologi informasi dan proses produksi yang dikendalikan s...

Manajemen Pemasaran Era Revolusi Industri 4

Gambar
Manajemen Pemasaran Era Revolusi Industri 4   Perusahaan Nivea 4EA31 Desya Widyastuti (11216861) Bekasi 2019 BAB I PENDAHULUAN Revolusi industri 4.0 merupakan fase keempat dari perjalanan sejarah revolusi industri yang dimulai pada abad ke -18. Menurut Prof Schwab, dunia mengalami empat revolusi industri. Revolusi industri 1.0 ditandai dengan penemuan mesin uap untuk mendukung mesin produksi, kereta api dan kapal layar. Berbagai peralatan kerja yang semula bergantung pada tenaga manusia dan hewan kemudian digantikan dengan tenaga mesin uap Ditemukannya energi listrik dan konsep pembagian tenaga kerja untuk menghasilkan produksi dalam jumlah besar pada awal abad 19 telah menandai lahirnya revolusi industri 2.0 Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang semakin pesat pada awal abad 20 telah melahirkan teknologi informasi dan proses produksi yang dikendalikan secara otomatis. Mesin industri tidak lagi...

The way I get out of my comfort zone

I was born from a simple family, my family can be classified as a religious family. at the age of 12 years to 20 years I was very lazy to worship, even my shalat in a year can be counted. I live just following the environment around me which I think is now so bored what else I am still continuing to develop looking for who I will be like. The life of children at my age just playing with friends, forgetting to pray, playing mobile without knowing time, promiscuity and others, I really feel bored and something is missing from me and it feels like nothing, and I try to improve my 5-time shalat gradually and finally that's the part that I felt lost now that I've found it that is close to Allah. After that I was also very dissatisfied with a little of my knowledge, finally I decided to learn all new knowledge such as deepening my religion, knowledge in all fields which I thought was very strange. I learn from various media and I prefer to learn through social media and then tr...

Assigment 3 _ Desya widyastuti _ Bentuk Stakehoulder

Berdasarkan kekuatan posisi dan pengaruh stakeholder terhadap suatu isu, stakeholder dapat dikategorikan kedalam beberapa bentuk. Ada tiga bentuk stakeholder dalam bisnis, yaitu: 1)      Stakeholder primer Stakeholder ini memiliki kaitan kepentingan secara langsung dengan suatu kebijakan, program dan proyek. Stakeholder ini juga dapat dikatakan sebagai pihak yang tanpa partisipasinya yang berkelanjutan, suatu organisasi tidak dapat bertahan. Contohnya yaitu pemilik modal atau saham, kreditur, karyawan, pemasok, konsumen, penyalur, pesaing atau rekanan. 2)      Stakeholder sekunder Stakeholder ini tidak memiliki kaitan kepentingan secara langsung terhadap suatu kebijakan, program dan proyek. Stakeholder ini juga didefinisikan sebagai pihak yang mempengaruhi atau dipengaruhi oleh perusahaan tetapi mereka tidak terlibat dalam transaksi dengan perusahaan dan tidak begitu penting untuk kelangsungan hidup perusahaan. Yang te...

Task 2_Desyawidyastuti_Jenis Pasar

BAB V JENIS PASAR, LATAR BELAKANG MONOPOLI, ETIKA DALAM PASAR KOMPETITIF 5.1       Pengertian persaingan sempurna, monopoli dan oligopoli             Definisi dari pasar persaingan sempurna adalah suatu pasar di mana jumlah penjual dan pembeli (konsumen) sangat banyak dan produk atau barang yang ditawarkan atau dijual sejenis atau serupa. Contoh barang yang dijual pada bentuk pasar ini adalah beras, gandum, batu bara, kentang, dan lain sebagainya. Pasar persaingan sempurna merupakan pasar di mana penjual dan pembeli tidak dapat memengaruhi harga, sehingga harga di pasar benar-benar merupakan hasil kesepakatan dan interaksi antara penawaran dan permintaan. Permintaan yang terbentuk mencerminkan keinginan konsumen, sementara penawaran mencerminkan keinginan produsen. Dalam pasar persaingan sempurna, penjual dan pembeli sama sekali tidak mempunyai kemampuan untuk memengaruhi harga pa...